, ,

Ketua DPRD, Ketua PGRI Rote Ndao, Sejumlah Tokoh dan Tenaga Medis Mendapatkan Vaksinasi Tahap Kedua

oleh -444 views
Ketua DPRD, Ketua PGRI Rote Ndao, Sejumlah Tokoh dan Tenaga Medis Mendapatkan Vaksinasi Tahap Kedua
Ketua DPRD, Ketua PGRI Rote Ndao, Sejumlah Tokoh dan Tenaga Medis Mendapatkan Vaksinasi Tahap Kedua
Sebarkan:

pgrirotendao.or.id-Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Melalui Puskesmas Ba’a melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada Rabu (24/2/2021). Penyuntikan vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech itu telah dilakukan di aula Puskesmas Baa pada pukul 10 pagi. Vaksin tahap dua itu untuk Sejumlah tokoh dan sejumlaha tenaga medis yang merupakan sasaran vaksinasi yang telah mendapatkan vaksin Sinovac tahap pertama pada 10 Februari 2021 yang lalu. Beberapa orang yang mendapatkan vaksinasi tahap dua diantaranya Ketua DPRD Rote Ndao Alfred Saudila, Wakil Ketua DPRD Yosia Adri Lau, Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, Pasi Pers Kodim 1627/Rote Ndao Alexander M Maniliri, Ketua PGRI Rote Ndao Alberd W. Dano,  Ketua Klasis Lobalain Pdt Thobias Manafe.

Pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini, ada beberapa tenaga mesdis yang juga merupakan sasaran, turut mendapatkan vaksinasi, diantaranya kepala Dianas Kesehatan Kabupat Rote Ndao dr. Suhardi, Widianto Panagarso Adhy (Dokter Spesialis),Bertha Bessie (Sekretaris Dinas Kesehatan), Norman Ningsi Manafe (Kabid Dinkes), Yeni Aminah, Meriyana Haning, Maria S. Ufi, Junita V. Therik, Dorkas Nolu, Selfiana Daepani, Jendri I. Manu, Umi Rahma Djamaludin, Petronela ataupah, Suyanto, Tri Umaryanto, Maya S. Pora’a, Nolvin Sinlae, Delci Liem, dan Stefen E.Y. Fay. Sejumlah 25 orang telah mendapatka pelayanan vaksinasi tahap dua di Puskesmas Ba’a dan prosesnya berjalan dengan baik. Dari jumlah sasaran vaksinasi yang telah mendapatkan suntikan vaksinasi di Kabupaten Rote Ndao masih sangat kecil jumlahnya, oleh sebab itu diharapkan kedepannya, seluruh masyarakat bisa tersentuh program vaksinasi covid 19.

Vaksinasi Covid 19 Tahap 2 Puskesmas Baa
Vaksinasi Covid 19 Tahap 2 Puskesmas Baa

Masih di seputaran pelaksanaan vaksinasi covid 19 yang sementara dilaksanakan di seluruh Indonesia, melalui informasi yang diperoleh dari laman covid19.go.id, bahwa penyelenggara diminta pastikan tenaga kesehatan sudah divaksin. Namun pelaksaanaan program vaksinasi tahap 1 dengan sasaran tenaga kesehatan masih menyisakan sekitar 200 ribu orang lagi, dari target sekitar 1,4 juta orang. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengakui ada beberapa hal yang menyebabkan vaksinasi belum mencapai targetnya.

Hal itu bisa dari sisi mekanisme vaksinasi, mulai dari registrasi, pelaksanaan juga sosialiasi program vaksinasi yang ditargetkan. “Untuk pihak penyelenggara fasilitas kesehatan, mohon untuk dapat menjamin setiap tenaga kesehatannya telah tervaksinasi melalui pencatatan dan vaksinasi yang terjadwal,” jelasnya saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (23/2/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dan bagi penyelenggara vaksinasi, dapat memperhatikan kendala yang dihadapi petugas kesehatan seperti kesulitan akses, jarak fasilitas pelayanan kesehatan dari domisili peserta vaksinasi, serta pemberitahuan jadwal vaksin agar masyarakat yang mendapatkan giliran vaksin, dapat mengikuti dengan persiapan yang baik.

Juga terkait vaksinasi lansia, saat ini untuk mendapatkan vaksin hanya melalui fasilitas kesehatan. Baik di Puskesmas maupun di rumah sakit. Pemerintah terus melakukan sosialisasi program vaksinasi lansia dengan berbagai media. Terdapat dua metode bagi masyarakat lansia untuk mengikutinya. Yaitu pada fasilitas kesehatan pemerintah atau fasilitas kesehatan kerjasama pemerintah dengan organisasi lain.

Pada pilihan pertama melalui fasilitas kesehatan pemerintah, pendaftaran secara online di website resmi Kementerian Kesehatan di alamat www.kemkes.go.id. Dinas kesehatan di daerah, serta posko satgas daerah level RT/RW dapat membantu mengkoordinir pendaftaran vaksinasi lansia. Terutama bantuan bagi masyarakat yang kesusahan mengakses laman pendaftaran.

Pada metode kedua, mekanismenya melalui vaksinasi massal yang dapat diselenggarakan organisasi atau institusi yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan atau dinas kesehatan. Apabila ditemui kendala, dapat menghubungi Kementerian Kesehatan di nomor 199 Ext 9.

 


Sebarkan: