Terkait ARKAS BOS, Ketua PGRI Rote Ndao Bangun Koordinasi Dengan Dinas PK Prov. NTT

oleh -843 views
pgrirotendao.or.id
pgrirotendao.or.id
Sebarkan:

pgrirotendao.or.id- Kasie BOS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menyampaikan, pihak sekolah silahkan menggunakan dana BOS untuk kepentingan kemajuan sekolah dengan sasaran utama ada pada Peserta Didik dengan tetap berpedoman pada juknis BOS.

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler tahun 2021 merupakan salah satu implementasi Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mekanisme baru dalam penyaluran dan penggunaan dana BOS Reguler diharapkan meningkatkan daya dukung BOS untuk kebutuhan operasional sekolah. Mendukung program BOS yang transparan dan akuntabel sekolah diharuskan memperhatikan ketentuan pengelolaan Dana BOS Reguler di sekolah.

Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) merupakan sistem yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan input RKAS oleh Tim BOS sekolah. Namun dalam pengoperasiannya, pengelola sering menemukan kendala atau masalah, terutama dalam laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS online.

Pada Senin, 19 April 2021 Ketua PGRI Kabupaten Rote Ndao Albert W. Dano, S.Pd membangun koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi Making, S. Pd, M. Pd. terkait laporan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui Aplikasi ARKAS BOS Online. Dimana pengelolah sering menemukan kendala dan masalah pada saat pelaporan. Dalam penyampaiannya, kadis menyambut baik dan mengarahkan untuk bertemu langsung dengan Kepala Seksi Kesiswaan/Kepala Seksi BOS ibu Yosevina. Dari pertemuan tersebut, dijelaskan secara garis besar bahwa dasar juknis BOS yang digunakan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2021.

Dalam juknis dijelaskan, pengelolaan dana BOS adalah BOS merdeka, namun demikian ada 12 item belanja yang tercover dari 2 kode rekening besar yaitu belanja barang jasa dan belanja modal. Terkait ARKAS BOS, Yosevina menuturkan “pihak sekolah silahkan menggunakan dana tersebut untuk kepentingan kemajuan sekolah dengan sasaran utama ada pada Peserta Didik dengan tetap berpedoman pada juknis BOS”.

“Agar ada keseragam pemahaman terkait ARKAS BOS, maka pihak dinas PK Provinsi NTT berharap dilakukan proses pendampingan dan karena itu pihak dinas tetap membuka diri dan bersedia jika diminta oleh MKKS untuk melakukan pendampingan pada SMA/SMK/SLB di Rote Ndao. Pendampingan itu penting karena sering terjadi keterlambatan penyampaian laporan oleh sejumlah sekolah” kata Yosevina.

Ketika disinggung terkait transport dan honor bagi kepanitiaan di sekolah, Kasie BOS mengatakan “itu diperbolehkan tinggal disesuaikan pada kode rekeningnya”. ***(ones puling)


Sebarkan: