Ketua PGRI Rote Ndao Mengutuk Keras Tindakan Pembunuhan Terhadap Guru di Nagakeo

oleh -140 views
Sebarkan:

Ketua PGRI Kabupaten Rote Ndao Albert W. Dano, S.Pd Menegaskan, Perbuatan kekerasan atau kriminalisasi terhadap guru dalam bentuk apapun tidak boleh dilakukan dalam dunia pendidikan, apalagi kekerasan tersebut terjadi pada saat guru sementara melaksanakan tugas.

Untuk kesekian kalinya beberapa guru di daerah kembali menjadi korban kriminal dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini, ” kata Ketua PGRI Rote Ndao dalam pernyataan resminya, Kamis 10 juni 2021.”

Guru wajib dilindungi oleh semua kalangan, karena hal tersebut sudah ada di Undang-UndangĀ  Guru dan Dosen.

Atas kejadian yang menimpa rekan guru di Kabupaten Nagakeo, Pengurus PGRI Kabupaten Rote Ndao menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mengutuk kerasa tindakan penikaman oleh oknum orang tua murid terhadap rekan guru di Nagakeo yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
  2. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan anak nangsa sehingga harus dilindungi ketika menjalankan tugas.
  3. Meminta kepada penegak hukum yang ada di wilayah kerja kabupaten Nagakeo untuk dapat memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku penikaman yang mengakibatkan korban jiwa, sehingga ada efek jerah bagi yang lain.

Dano juga mengatakan,’jika ada guru yang melakukan kesalahan dalam menjalankan profesinya maka ada jalan lain yang bisa digunakan, bukan dengan cara kriminal dan pada akhirnya ada korban jiwa”.

Selamat jalan teman guru, teman seprofesi! Jalan dengan damai, amal ibadahmu mendapatkan posisi yang tinggi di sisi Tuhan. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan penghiburan dari yang Maha Kuasa,’ pinta Abe. (ones puling//)


Sebarkan: