,

Belum Dialiri Listrik dan Tidak Terakses Internet, ANBK SMP Negeri 4 Lobalain Dititipkan Di Sekolah Lain

oleh -618 views
https://www.pgrirotendao.or.id/
https://www.pgrirotendao.or.id/
Sebarkan:

Pgrirotendao.go.id, Rote Ndao: Masih banyak sekolah di Indonesia belum dialiri listrik dan belum terakses internet. Padahal, listrik dan internet menjadi komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), baru 84 persen wilayah Indonesia yang teraliri listrik. Adapun dari persentase ini ada beberapa sekolah yang belum mendapat pasokan listrik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencatat ada 8.522 sekolah yang belum teraliri listrik. Selain itu, sebanyak 42.159 sekolah yang belum terakses internet. Data ini didapat dari Data Pokok Pendidikan per 2 Juni 2020.
“Secara nasional saja, tingkat listrik di sekolah-sekolah, baru 96 persen sekolah yang memiliki listrik. Ada 8,522 sekolah di seluruh Indonesia yang belum punya listrik,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud, Hasan Chabibie, dikutip dari akun Youtube Ikatan Alumni S3 MP UNJ.

Jumlah sekolah tanpa listrik paling banyak ditemukan di jenjang sekolah dasar, yakni 6.857 sekolah. Kemudian disusul SMP sebanyak 1.123 sekolah, SMA sebanyak 229 sekolah, dan SMK sebanyak 313 sekolah.
“Berdasarkan data Dapodik baru 81 persen sekolah di Indonesia yang memiliki akses. Yang tidak memiliki akses sekitar 19 persen atau sekitar 42.159 sekolah,”.
Data sekolah tanpa akses internet juga didominasi jenjang SD sebanyak 32.914 sekolah. Disusul SMP sebanyak 7.178 sekolah, SMA sebanyak  1.144 sekolah dan SMK sebanyak 923 sekolah.

Sekolah yang belum teraliri listrik itu paling besar di Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Kalimantan Barat kemudian NTT.

https://www.pgrirotendao.or.id/
https://www.pgrirotendao.or.id/

Di Kabupaten Rote Ndao – NTT terdapat beberapa sekolah yang belum dialiri listrik dan belum terakses internet, salah satunya adalah SMP Neger 4 Lobalain. SMP Neger 4 Lobalain adalah sekolah yang terletak di kecamatan Lobalain yang adalah kecamatan dimana ibu kota kabupaten berdomisili. Untuk jaringan listrik, tiang dan kabel A3C sudah melewati halaman sekolah SMP Negeri 4 Lobalain, namun saluran kabel TM belum ada.

Menurut kepala SMP Negeri 4 Lobalain Jacoba J. Nenotek, S.Pd, “karena tidak ada akses listrik, internet dan sarana fasilitas IT, sehingga kegiatan-kegiatan yang membutuhkan listrik dan interner, kami guru-guru harus menitipkan anak-anak kami ke sekolah yang memiliki fasilitas. Seperti kegiatan ANBK tanggal 4 dan 5 Oktober 2021, kami menitipkan anak-anak di SMA Negeri 1 Lobalain, namun puji Tuhan, dalam kegiatan tersebut semua berjalan lancar, aman dan baik.

https://www.pgrirotendao.or.id/
https://www.pgrirotendao.or.id/

Sementara untuk memecahkan masalah ini, Nenotek berharap “pemerintaha atau pihak terkait bisa menggunakan titik-titik pendidikan sebagai hub untuk membangun listrik dan jaringan internet.

Semoga kedepan SMP Negeri 4 Lobalain lebih terang, sehingga kegiatan seperti ANBK dapat kami laksanakan secara mandiri dan aktivitas KBM serta pekerjaan administrasi sekolah lainnya dapat dilakukan dengan lancar setiap hari di sekolah. Karena itu fasilitas IT, jaringan dan listrik sangat kami butuhkan demi kelancaran kegiatan atau aktivitas di sekolah kami”, tandas Nenotek. (Onesimus Puling)

 

 


Sebarkan: