PGRI Rote Barat Selenggarakan Aneka Kegiatan Dalam Rangka Hardiknas 2022

oleh -371 views
Sebarkan:

pgrirotendao.or.id-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022, PGRI Cabang Rote Barat menyelenggarakan berbagai kegiatan, diantaranya Lomba Penerapan protokol kesehatan, dan Lomba Upacara Terbatas tingkat SD dan SMP dalam kecamatan Rote Barat.

Acara puncak penutupan Hardiknas tahun 2022 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Mei 2022 di SD Inpres Sedeoen Rote Barat diikuti oleh 10 SD dan 4 SMP yang tersebar di wilayah kecamatan Rote Barat dapat berjalan dengan baik dan lancar.


Ketua panitia kegiatan Hardiknas 2022 PGRI Kecamatan Rote Barat Donny Krisnor Neolaka, S.Pd dalam laporanya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas PKO Kab. Rote Ndao, Kabag Hukum Setda Rote Ndao, Ketua PGRI Kab. Rote Ndao, Sekretaris Komisi V DPRD NTT sebagai Pembina PGRI, Kepala Bank NTT, Ketua Majelis Klasis Rote Barat, Ketua PGRI Cabang se-Rote Ndao, Kepala Cabang Dinas PKO Kec, Rote Barat, Kepala sekolah SD, SMP, GMGD, rekan-rekan guru anggota PGRI se-Rote Barat yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan lomba dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022.

“Perama-tama saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenanan dan pertolongannya maka kita dapat merayakan Hari Pendidikan nasional tahun ini walaupun ditengah tengah situasi pandemi Covid-19. Perayaan hari ini harus dilaksanakan pada tanggal 02 Mei 2022, namun bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri , maka Pedoman Pelaksanaan yang dikeluarkan Mendikbud, riset dan teknologi kegiatannya di tunda ke tanggal 13 Mei kemarin, namun karena berbagai keterbatasan maka baru terlaksana hari ini Sabtu 14 Mei 2022.

Neolaka juga menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir, agar dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia yang telah mencatat lahirnya Ki Hajar Dewantara sebagai bapak Pendidikan, yang mempelopori pendidikan bangsa. 3 semboyan yang melekat erat di dunia pendidikan yang diciptakannya adalah : 1. Ing Ngarso sung tulodo ( didepan memberi teladan ) 2. Ing Madio Mangun Karso ( di tengah memberi bimbingan ) 3. Tut wuri Handayani (dibelakang memberi dorongan).

Mengimplementasikan nilai di atas, PGRI Cabang Rote Barat melakukan 2 kegiatan yaitu penerapan protokol kesehatan antar sekolah dalam kec. Rote Barat dan upacara terbatas untuk mendukung hari Pendidikan nasional ditahun ini.

Tujuan dari kegiatan ini juga adalah untuk mendukung pemerintah ( Satgas Penangulangan Covid-19) dalam upaya penanggulangan kemungkinan untuk menimbulkan klaster baru dan juga kembali mengingatkan guru dan siswa tentang nilai-nilai luhur dari Bapak pendidikan.

Donny juga menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut ada juga penilaian yang dilakukan oleh panitia dengan Teknik Penilaian yang dilakukan adalah setiap sekolah peserta lomba, kondisi seolah-olah dividiokan meliputi ; Papan nama sekolah, halaman sekolah, bangunan sekolah luar dan dalam, tempat cuci tangan dengan kelengkapannya, kegiatan cuci tangan yang benar, kegiatan tes suhu badan, penggunaaan masker untuk semua warga sekolah, keadaan wc sekolah,
Pengambilan vidio dilakukan oleh teman GMGD pada bulan Maret dan April, dan dinilal oleh Kadis PKO, Ketua PGRI Kabupaten dan Kabag Hukum Setda Rote Ndao.

Di akhir laporannya, Neolaka juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua peserta, selama proses maupun di puncaka acara jika ada hal-hal yang kurang menyenangkan. Selanjutnya memberi kesempatan kepada Ketua PGRI Kabupaten Rote Ndao untuk memberikan sambutan dan juga Kadis PKO untuk memberikan sambutan penutupan acara Hardiknas tingkat Kecamata Rote Barat 2022″ tandasnya.

Selanjutnya ketua PGRI Rote Ndao Albert W. Dano, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa ” Semangat dan solidaritas harus terus kita tularkan, sebab tanpa semangat dan solidaritas kita tidak bisa berbuat apa-apa. Ketua PRGI juga memberi semangat kepada bapak, ibu guru tetap menjaga kualitas, menjaga kebersamaan dalam dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Rote Ndao agar kita tetap kuat dalam melewati berbagai tantangan.

Hari ini PGRI Rote Barat memberi warna baru dan bisa menjadi contoh bagi teman-teman di cabang-cabang yang lain. PGRI kabupaten Rote Ndao juga terus bekerja sama dengan Dinas PKO Rote Ndao menyangkut kesejahteraan guru” tandas Dano.

Di akhir sambutannya, Dano juga memberi semangat kepada guru-guru dengan mengulangi kutipan kata-kata yang disampaikan oleh Menteri Pendidkan Riset dan Teknlogi pada pidatonya “langkah kita hari ini sudah semakin serempak, laju kita sudah semakni cepat namun kita bekum sampai di garis akhir”.

Begitu juga Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao Josep Pandie, S.Pd dalam sambutannya mengatakan ” kita harus bersyukur karena Tuhan baik sehingga bisa pertemukan kita semua di sini.

Pandie juga menyampaikan dan mengingatkan kepada guru-guru agar selalu ingat 3 semboyan yang melekat erat di dunia pendidikan yaitu : 1. Ing Ngarso sung tulodo ( di depan memberi teladan ) 2. Ing Madio Mangun Karso ( di tengah memberi bimbingan ) 3. Tut wuri Handayani (dibelakang memberi dorongan)”.

Di puncak acara, panitia mengumumkan hasil penilaian dewan juri dalam Lomba Penerapan protokol kesehatan, dan Lomba Upacara Terbatas tingkat SD dan SMP dalam kecamatan Rote Barat.
Berikut hasil penilaian dewan juri:
1. Juara I. SDI SEDEOEN dengan jumlah nilai 265
2. Juara II. SDN OENGGAUT dengan jumlah nilai 263
3. Juara III. SDI BOA dengan jumlah nilai 260
4. Juara IV. SMP SATAP BOA dengan jumlah nilai 255
5. Juara V. SMPN 1 Rote Barat dengan jumlah nilai 253.

Selanjutnya kepala SD Inpres Sedeoen Yunus Kay, S.Pd.SD bersama guru-guru juga mempersiapkan sejumlah anakan pohon mangga dan pohon pisang untuk ditanam di halaman sekolah ketika semua rangkaian acara penutupan hardiknas tingkat Kecamatan Rote Barat berakhir.

 

Penanaman anakan mangga dan pisang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas PKO kabupaten Rote Ndao dan Ketua PGRI Rote Ndao.***(ones puling)


Sebarkan: