Konferensi Kerja Kabupaten(Konkerkab II) PGRI Rote Ndao Digelar

oleh -201 views
Sebarkan:

PGRIROTENDAO.OR.ID– Konferensi Kerja PGRI se-wilayah Kabupaten Rote Ndao masa bakti 2019-2024 digelar Senin (13/06/2022).

Beberapa agenda konkerkab telah disiapkan dan diselenggarakan di gedung sekretariat PGRI Kabupaten Rote Ndao.

Konferensi kerja Kabupaten (Konkerkab II) PGRI kabupaten Rote Ndao dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Rote Ndao Ir. Untung Harjito. Dalam sambutanya Untung menyampaikan bahwa “pemerintah kabupaten Rote Ndao akan terus memberi dukungan kepada PGRI kabupaten Rote Ndao”.

“Ke depan kesejahteraan guru menjadi baik dan PGRI juga diharapkan bisa mendirikan Koperasi guru, Sekolah PGRI” tandasnya.

“Dalam konferensi kerja PGRI se-wilayah Rote Ndao, masing-masing dengan mengirimkan 5 delegasi sehingga semua peserta konkerkab berjumlah 87 orang. Hadir pula dalam kegiatan pembukaan konkerkab yaitu asisten pemerintahan dan kesra (Ir.Untung Harjito), Kadis PKO Kabupaten Rote Ndao juga sebagai dewan pembina PGRI Rote Ndao Bpa Yosep Pandie, S. Pd dan anggota DPRD kab Rote Ndao Bapak Charlie Lian juga sebagai DKGI PGRI kata ketua Panitia Konkerkab Yesri Suek, S.Pd. “.

Semua delegasi nampak seiramam mengangkat tema ‘Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan’, yakni merujuk pada pelaksanaan konferensi kerja Nasional, Provinsi dan Kabupaten dalam rangka penyusunan program kerja, termasuk evaluasi program yang sudah dijalankan”, ungkapnya.

“Konkerkab termasuk semua cabang mengikuti melakukannya karena kami segera menyampaikan kepada PB PGRI Pusat,” ujar ketua PGRI Rote Ndao Albert W. Dano, S.Pd.
Ia menjelaskan, Konferensi kerja kabupaten ini merumuskan program jangka panjang, terkait akumulasi dari berbagai kegiatan dan program-program PGRI Rote Ndao.

Diakhir sambutannya, Dano juga menyampaikan bahwa pemetaan guru, kesejahteraan guru seperti tambahan penghasilan, kesra, tunjangan perbatasan,  dan perlindungan hukum terhadap guru adalah poin penting yang harus dikawal.

“Untuk kesejahteraan guru seperti no sertifikasi, kesra khususnya bagi guru SMA, SMK dan SLB yang tahun lalu tidak terealisasi, diharapkan tahun ini tidak mengalami kondisi yang sama” ungkapnya.


Sebarkan: